Fungsi
imunitas efisiensinya menurun sejalan dengan semakin bertambahnya umur,
yang membuat usia lanjut menjadi kurang resisten terhadap
mikroorganisme patogen. Efek dari terapi olahraga berjalan ( lima sesi
seminggu dengan lama sesi 30 menit dengan 80% dari kapasitas ventilasi)
pada IgA yang berasal dari kelenjar saliva (SIgA) dan subpopulasi
limfosit plasma yang diteliti pada usia lanjut. Tiga puluh subjek
penelitian yang terdiri dari 8 laki-laki dan 22 perempuan, dan dengan
umur rata-rata 66.7 ± 7.4 tahun menjalani olahraga berjalan selama 3
bulan. Kekuatan aerobik, komposisi tubuh, dan fungsi imunitas diukur
sebelum menjlanai terapi dan setelah menjalaninya. Jumlah SigA diukur
dengan menggunakan ELISA, dan subpopulasi kimfosit diukur dengan flow cytometry.
Jumlah SigA meningkat secara signifikan dalam 3 bulan, khususnya pada
sampel dengan usia 64 tahun dan dibawahnya, 65-85 tahun, dan denganjenis
kelamin wanita. Jumlah totakl limfosit, sel NK, dan Th memori secara
signifikan menurun dalam 3 bulan. Kami menyimpulkan dalam 3 bulan
berjalan dapat menaikkan fungsi mimunitas mukosal walaupun itu tidak
berkaitan dengan kenaikan jumlah limfosit pada usia lanjut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar